PSIS Semarang Hajar Sumsel United 4-1, Akhiri Tren Tanpa Kemenangan

PSIS Semarang Hajar Sumsel United 4-1, Akhiri Tren Tanpa Kemenangan
Pemain PSIS Semarang saat sedang selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Sumsel United. Sabtu (7/11/2026) (Dok. PSIS Semarang)

Suaranusantara.media, SEMARANG — PSIS Semarang berhasil memutus tren buruk setelah empat pertandingan gagal meraih poin penuh. Bertandang ke markas Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sabtu (7/11/2026) sore, Laskar Mahesa Jenar tampil menggila dengan mengalahkan tuan rumah 4-1 dalam lanjutan kompetisi Championship musim 2026-2027.

Empat gol kemenangan PSIS masing-masing tercipta melalui gol bunuh diri Kenneth pada menit ke-15, Deri Corfe pada menit ke-38, Jonathan Bustos pada menit ke-59, dan Lorensius Amanat Sabda pada menit ke-62. Sementara itu, satu-satunya gol balasan Sumsel United dicetak Kenneth Ngwoke pada menit ke-81.

Hasil positif tersebut sekaligus menjadi momentum kebangkitan PSIS setelah melewati empat pertandingan tanpa kemenangan. Tambahan tiga poin dari Palembang menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri PSIS dalam menatap laga berikutnya.

Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, mengaku bersyukur timnya akhirnya kembali meraih kemenangan. Menurut dia, para pemain telah menunjukkan kerja keras dan semangat juang untuk membawa pulang tiga poin dari kandang Sumsel United.

“Puji syukur alhamdulillah buat PSIS telah memenangkan pertandingan pada sore hari ini. Memang sudah empat pertandingan kita tidak pernah menang dan sore ini pemain membuktikan harus bekerja keras bagaimana caranya mendapatkan tiga poin di Palembang,” ucap Widodo dalam pernyataan resminya setelah pertandingan, Sabtu.

Kemenangan besar itu tidak membuat Widodo langsung berpuas diri. Ia mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan kemenangan tersebut dan meminta para pemain tetap menjaga fokus mengingat kompetisi masih panjang.

“Ini jangan menjadikan kita lupa diri, tetapi tetap fokus ke depan karena pertandingan masih banyak. Saya harapkan pemain tetap rendah hati dan tentunya bekerja keras lagi untuk pertandingan berikutnya,” imbuhnya.

Semangat Pantang Menyerah

Widodo membeberkan bahwa semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan PSIS mengamankan kemenangan. Dia juga menekankan pentingnya membangun chemistry antarpemain agar skema permainan yang telah disiapkan tim pelatih bisa berjalan maksimal.

Menurut dia, sejumlah gol yang tercipta dalam pertandingan melawan Sumsel United menunjukkan perkembangan kerja sama antarpemain. Skema serangan yang dibangun secara kolektif menjadi salah satu hal positif yang perlu terus diasah.

“Tadi terbukti ada beberapa gol yang diciptakan dengan skema. Saya harapkan ini terus diasah lagi. Pemain boleh senang, tetapi jangan berlarut-larut. Kita harus fokus untuk pertandingan berikutnya,” tegas pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Sementara itu, salah seorang pemain PSIS yang mencetak gol, Lorensius Amanat Sabda, turut mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraih timnya di Palembang. Dia mengakui pertandingan tersebut tidak berjalan mudah, terlebih klubnya sebelumnya kesulitan mendapatkan poin dalam beberapa laga terakhir.

“Pertandingan ini tidak mudah. Sebelumnya kita menjalani laga yang sangat sulit untuk meraih poin. Namun, puji Tuhan sore ini kita bisa meraih poin (penuh) karena kita semua bekerja keras. Apa pun yang pelatih berikan dan kita sebagai pemain menjalankannya dengan baik. Hasilnya kita mendapatkan tiga poin di sini,” tandasnya.

Leave a Reply