Suaranusantara.media, KLATEN — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan Daihatsu School Skill Center (DSSC) SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Desa Krajan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Kamis (29/10/2026). Pada peresmian itu, Abdul Mu’ti tertarik dengan pendekatan deep learning yang diterapkan pada program pelatihan kerja sama antara SMK Muhamadiyah 2 Jatinom dengan Daihatsu.
Mu’ti mengatakan kerja sama itu menjadi bentuk kemitraan strategis antara dunia pendidikan dengan dunia industri. Tak hanya memberikan pengetahuan secara teknis, ada pembentukan karakter dari pelatihan yang dijalankan.
“Salah satu ciri dari deep learning yakni setiap pokok bahasan harus ada muatan karakter. Tadi dicontohkan bagaimana di sini kendaraan baru masuk bengkel dipastikan semua yang ada di situ dalam keadaan aman, tidak ada penyalahgunaan dan sebagainya,” jelas Mu’ti.
Kejujuran, lanjut Mu’ti, menjadi bagian penting dari setiap pekerjaan termasuk di bengkel. Penanaman karakter lainnya yakni terkait kedisiplinan.
“Kedisiplinan juga ditekankan karena menyangkut safety dari semua orang yang bekerja sekaligus kesuksesan dalam bekerja dan itu karakter yang melekat dalam deep learning yang diterapkan di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom bekerja sama dengan Daihatsu,” ungkap Mu’ti.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Titik Kodariyah, mengatakan DSSC sudah dirintis sekolah bersama Daihatsu sejak 2016 lalu. Selang 10 tahun, tempat praktik murid terutama jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) sesuai dengan bengkel resmi terwujud.
“Harapan kami setelah nanti murid lulus dari SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, mereka tidak perlu lama beradaptasi ketika masuk ke bengkel resmi,” ungkap Titik.
Titik juga menjelaskan kerja sama dengan Daihatsu itu sampai pada penyerapan tenaga kerja. Salah satunya rangkaian kegiatan peresmian DSSC bersamaan bursa kerja yang juga digelar SMK Muhammadiyah 2 Jatinom.
“Kami juga terus menerus membuka kerja sama melalui forum Bursa Kerja Khusus di SMK baik di Klaten, Soloraya maupun Jawa Tengah. Tentu harapan kami melalui kerja sama dengan Daihatsu ini, kami menyiapkan kompetensi lulusan kami yang lebih baik sehingga anak-anak lebih mudah terserap di dunia kerja,” kata Titik.
Selain TKR, SMK Muhammadiyah 2 Jatinom juga terdapat sejumlah jurusan di antaranya teknik mesin, teknik audio-visual dan desain komunikasi visual (DKV). Jumlah total murid di SMK tersebut sebanyak 1.211 orang. “Khusus untuk TKR itu sebanyak 800 orang,” jelas Titik.

Leave a Reply