Suaranusantara.media, KLATEN – Lima unit mibil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Troketon di Kecamatan Pedan, Klaten, Sabtu (1/8/2026) siang. Empat mobil pemadam dari Damkar Klaten, dibantu satu unit damkar dari Sukoharjo.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Klaten, Srihadi, menjelaskan kebakaran terjadi pada zona landfill 1 yang berada di sisi paling timur. Total ada empat zona landfill di TPA Troketon.
Kejadian diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Saat kejadian, petugas sedang beristirahat atau tidak ada aktivitas di lokasi.
“Teman-teman mendengar ada seperti ledakan itu. Terus langsung ada percikan api. Prosesnya sangat cepat dan api membesar. Kami langsung menghubungi Damkar nggih dan BPBD untuk minta bantuan,” jelas dia.
Selain Damkar Klaten dan BPBD serta relawan dan petugas TPA, pemadaman dibantu dari Damkar Sukoharjo. Srihadi mengungkapkan kawasan yang terbakar berada di sebagian zona landfill 1.
Total luas zona landfill 1 sekitar 1,5 ha. “Kami terus membatasi jangan sampai api itu merembet ke barat di zona 2,” jelas Srihadi.
Dugaan sementara, api berasal dari letupan sampah yang masih menyimpan gas. “Kemungkinan dari tabung mungkin lampu, pilok, parfum atau lainnya kemudian meletup dan terjadi percikan api. Ditambah kondisi cuaca panas,” kata Srihadi.
Rutin Disirami
Sebelum terjadi kebakaran, Srihadi menjelaskan upaya pengurangan risiko kebakaran sudah dilakukan dengan menyiram landfill secara rutin saat memasuki musim kemarau.
“Sebenarnya kami sudah mengantisipasi. Mengantisipasi itu dengan landfill kami sirami air, memutarkan lindi yang ada itu kami recycle ke atas. Di sisi lain memang kondisi cuaca yang panas,” jelas Srihadi.
Hingga pukul 17.30 WIB, petugas Damkar Satpol PP dan Damkar Klaten bersama TRC BPBD, relawan, petugas TPA serta warga masih berjibaku memadamkan api. Selain mobil Damkar, alat berat di TPA dioperasikan untuk menyekat api tak merembet ke bagian lain.
Hingga pukul 17.30 WIB, pemadaman sudah berlangsung sekitar 4 jam dengan petugas berjibaku di antara kobaran api dan asap pekat serta di bawah terik matahari. Pada Sabtu sore, asap mengarah ke permukiman seiring embusan angin yang mengarah ke selatan.
Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Klaten, Sumino, menjelaskan ada empat unit mobil Damkar Klaten dan satu mobil Damkar Sukoharjo dikerahkan. Selain itu, tiga truk tangki BPBD juga dikerahkan ke lokasi untuk suplai air. Alat berat di TPA juga dikerahkan untuk mempercepat penutupan api.
“Personel yang kami kerahkan ini ada sekitar 20 anggota Damkar di-support dari teman-teman relawan, BPBD, PMI yang sudah siap untuk membantu kami dalam rangka nanti kalau teman-teman mengalami kondisi yang membutuhkan pertolongan untuk tim kesehatan serta dari Damkar Sukoharjo dan dari TPA,” kata Sumino.
Sumino mengungkapkan area yang terbakar sekitar dua pertiga dari zona landfill 1. “Yang sepertiga alhamdulillah belum ada perambatan karena kami tadi sempat memutus penyalaan api sehingga kita fokus ke dua pertiga ini untuk maksimalkan proses pemadamannya,” ungkap Sumino.
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran di TPA tersebut. Petugas Damkar masih fokus pada pemadaman. Dari penjelasan petugas TPA, api diduga berasal dari letupan sampah korek gas.

Leave a Reply