Suaranusantara.media, JAKARTA — Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri, tiba di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 15.34 WIB. Kedatangannya disebut untuk memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto di tengah isu perombakan atau reshuffle kabinet yang belakangan mengemuka.
Saat tiba di lokasi, Chatib membenarkan dirinya akan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Namun, ia belum mengungkap agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.
“Iya [akan bertemu Presiden],” kata Chatib kepada wartawan.
Belum Ungkap Agenda Pertemuan
Ketika ditanya mengenai agenda pertemuan, Chatib meminta awak media menanyakannya kepada Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.
“Tanya Pak Luhut. Tuh ada rame-rame kok,” ujarnya.
Chatib juga menepis spekulasi yang belakangan beredar mengenai kemungkinan dirinya masuk ke dalam kabinet pemerintahan. Menanggapi namanya yang santer disebut-sebut sebagai calon menteri, ia mengaku tidak mengetahui informasi tersebut.
“Saya enggak tahu [isu itu],” katanya.
Selain itu, Chatib membantah kepulangannya ke Indonesia berkaitan dengan isu perombakan kabinet maupun agenda politik tertentu. Menurut dia, kepulangannya bertepatan dengan masa libur akademik di kampus tempatnya mengajar.
“Enggak. Di Harvard itu libur sekarang,” tandasnya.
Belakangan, nama Chatib Basri memang kerap disebut dalam berbagai spekulasi terkait kemungkinan penguatan tim ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo. Kehadirannya di Istana pun memicu perhatian publik di tengah isu reshuffle kabinet yang berkembang.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Istana terkait tujuan pertemuan antara Presiden Prabowo dan Chatib Basri maupun kemungkinan keterlibatannya dalam pemerintahan.
Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana, Bakal Masuk Kabinet?“.

Leave a Reply