Intip Rangkaian Persiapan Calhaj di Embarkasi Solo sebelum Terbang ke Tanah Suci

Intip Rangkaian Persiapan Calhaj di Embarkasi Solo sebelum Terbang ke Tanah Suci
Wakil Kepala Bidang Perbekalan yang juga PIC Humas Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, memberikan keterangan kepada wartawan di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Selasa (21/4/2026). (Daerah/Dhima Wahyu Sejati)

Suaranusantara.media, SOLO — Jemaah calon haji yang berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi Solo mulai berdatangan dan memasuki Asrama Haji Donohudan, Boyolali, sejak Selasa (21/4/2026). Setibanya di asrama haji, jemaah langsung mendapatkan sejumlah fasilitas dan pelayanan.

Wakil Kepala Bidang Perbekalan sekaligus PIC Humas Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, menjelaskan tahapan layanan terpusat ini dikemas dalam skema One Stop Service (OSS) bertempat di Gedung Jeddah. Ia menjelaskan tahapan pertama bagi jemaah yang baru tiba adalah menjalani pemeriksaan kesehatan akhir di poliklinik.

“Setelah jemaah lolos untuk kesehatannya, mereka keluar dari ruang poliklinik dan langsung mendapatkan paspor yang sudah ada visanya dari bidang dokumen,” jelasnya ketika ditemui Espos, Selasa (21/4/2026).

Setelahnya, ia melanjutkan panitia mendistribusikan uang saku atau living cost kepada masing-masing calhaj. Setiap calhaj mengantongi uang tunai senilai 750 Riyal. “Perinciannya berupa satu lembar pecahan 500 Riyal, dua lembar pecahan 100 Riyal, dan satu lembar pecahan 50 Riyal,” katanya.

Menurutnya, fasilitas yang paling membedakan penyelenggaraan haji tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya adalah penanganan Kartu Nusuk. Ia menjelaskan jika dulu aktivasi kartu identitas masuk kawasan suci ini dilakukan setibanya jemaah calhaj di Arab Saudi, kini seluruh proses tersebut diselesaikan secara praktis di Embarkasi Solo.

Layanan OSS

Langkah ini terbukti sangat memudahkan para calhaj. Proses aktivasinya pun berjalan jauh lebih cepat dari target perkiraan panitia. “Berdasarkan simulasi dua pekan lalu, durasi aktivasi butuh waktu 1 menit 9 detik. Namun untuk kali ini, pelaksanaannya kurang dari satu menit per calhaj sudah selesai. Sampai kedatangan kloter ketiga, semuanya sudah mendapat kartu dan teraktivasi,” tambahnya.

Setelah urusan dokumen selesai, ia mengatakan rangkaian layanan OSS dilanjutkan dengan pembagian Alat Pelindung Diri (APD) dan gelang identitas. Gelang ini merupakan atribut wajib yang menjadi penanda penting bagi setiap jemaah selama beribadah.

Ia menjelaskan material gelang identitas tersebut terbuat dari stainless yang tahan lama dan tidak mudah terbakar. Di permukaan gelang terukir informasi detail mulai dari identitas negara dengan penanda bendera Merah Putih, nomor paspor, nama calhaj, hingga nomor kelompok terbang (kloter).

Sementara itu, secara keseluruhan PPIH Embarkasi Solo memberangkatkan 28.772 calon haji ke Tanah Suci melalui Asrama Haji Donohudan pada musim haji tahun ini.

Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, menjelaskan puluhan ribu calhaj tersebut dibagi ke dalam puluhan kelompok terbang (kloter) untuk memperlancar manajemen pemberangkatan. “Sebanyak 81 kloter akan diberangkatkan melalui Embarkasi Solo,” terangnya, Selasa (21/4/2026).

Fitriyanto juga memerinci keberangkatan 28.772 calhaj dari Embarkasi Solo ini akan dikawal langsung oleh 321 orang petugas haji.

Leave a Reply